Tomat adalah komoditas hortikultura yang penting, tetapi produksinya baik kuantitas dan kualitas masih rendah. Hal ini disebabkan antara lain tanah yang keras, miskin unsur hara mikro serta hormon, pemupukan tidak berimbang, serangan hama dan penyakit, pengaruh cuaca dan iklim, serta teknis budidaya petani. Tanaman tomat memiliki syarat tumbuh yaitu : tomat dapat ditanam didataran rendah atau dataran tinggi, tanahnya gembur, porus dan subur, tanah liat yang sedikit mengandung pasir dan pH antara 5-6, curah hujan 750-1250 mm/tahun, curah hujan yang tinggi dapat menghambat persarian, kelembaban relatif yang tinggi sekitar 25% akan merangsang pertumbuhan tanaman yang masih muda karena asimilasi  menjadi lebih baik melalui stomata yang membuka lebih banyak, tetapi juga akan merangsang mikroorganisme penggangu tanaman dan ini berbahaya bagi tanaman (anonim, 2007).

Oleh sebab itu, dalam perancangan greenhouse ini diusahakan kondisi di dalam greenhouse sama dengan kondisi optimum yang dibutuhkan oleh tanaman tomat sehingga produksinya menjadi lebih tinggi serta kuantitas dan kualitasnya menjadi lebih baik. Selain itu perancangan akan dilakukan dengan memperhatikan hal-hal berikut :

  • Rumah tanaman untuk produksi buah tomat dengan kapasitas 1000 tanaman.
  • Greenhouse yang akan dirancang dengan tipe Single-span Standar Peak Greenhouse.
  • Tiap bibit tomat yang akan ditanam dalam bentuk polybag yang berukuran 35 x 40 cm.
  • Jarak tanaman antar bendengan ± 100 cm dan antar tanaman ± 50 cm dengan tinggi tomat 170 cm.
  • Bahan konstruksi yang digunakan adalah kayu atau bambu dengan kasa plastik transparan

Greenhouse hasil perancangan

Berdasarkan analisis menggunkan metode lagrange, dimensi permukaan greenhouse yang akan dibangun adalah berukuran (4400 x 2900) cm dengan jumlah alur tanam yang terdapat di dalam greenhouse adalah sebanyak 20 buah dan jumlah tanaman tiap bedengan/alur sebanyak 50 tanaman.

 

Download Script dan Gambar Teknik

pVNqHNvX4g

 

JAKARTA – Berbagai cara dilakukan perguruan tinggi untuk mempromosikan diri hingga seluruh pelosok negeri hingga lintas negara. Pembekalan Organisasi Mahasiswa Daerah (Omda) pun dipilih Institut Pertanian Bogor (IPB) sebagai agen promosi mereka.

Dalam kegiatan bertajuk “Menjadi Duta Promosi yang Inspiratif” itu, hadir sekira 75 Omda dengan 200 mahasiswa IPB. Tidak tanggung-tanggung, empat narasumber pun hadir pada kegiatan tersebut, yaitu dosen Fakultas Peternakan IPB Agus Setiana, Kepala Kantor Hukum, Promosi, dan Humas IPB Yatri Indah Kusumastuti, Kepala Bidang Humas Kantor Hukum, Promosi, dan Humas IPB Siti Nuryati, dan Penanggungjawab Omda IPB Waladan Mardijja.

Dalam pemaparannya, Agus Setiana menekankan peningkatan produktivitas diri untuk menjadi pribadi unggul. “Pribadi unggul itu harus bisa menyeimbangkan antara agama, etika dan didukung prestasi akademik yang baik serta didorong kemauan tinggi,” ujar Agus, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Okezone, Rabu (4/12/2013).

Sementara itu, Kabid Humas IPB Siti Nuryati menyebut, sudah lama Omda IPB memiliki tradisi positif yang selalu dilakukan tiap tahun, yakni pulang dari perantauan untuk kembali ke sekolah almamaternya. Di sana, para mahasiswa Omda akan berbagi informasi dan pengalaman dengan adik-adik kelas mereka.

“Kakak kelas atau alumni adalah sosok paling berpengaruh. Mereka menjadi “saksi hidup” dan memiliki gelombang sama. Mereka juga tidak terpaut usia yang jauh sehingga mudah dalam melakukan komunikasi,” ungkap Siti.

 

Welcome to Student.ipb.ac.id. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

Categories
Bookmarks